Tips Papasakan dari Mama


Kaka pinter masak sekarang.. (Mama, 2015)

Sepenuhnya diterima sebagai pujian, hahaha.. Apalah amatiran kayak saya ini; Masak sayur ikan sepanci gak ada yang makan (mungkin karena sisiknya kurang bersih, iyuh), gak jadi disuruh masak karena saya tantang balik ngabisin makanannya (biasanya adik nih yang nantang-nantang), harus cari resep yang belum pernah dimasak mama supaya gak dibanding-bandingin (true..) & terlalu kreatif men-substitusi lengkuas dengan sereh saat masak sayur kacang merah (jedotin jidat, ini semacam tidak termaafkan). Walau-mungkin-mama hanya ingin meningkatkan rasa percaya diri dan semangat saya untuk latihan masak di dapur atau malah ‘Lumayan-bisa-istirahat biar kaka aja yang masak..’; ternyata laku euy masakan saya belakangan ini. Horreeyy..!! Alhamdulillaaah..!!

 

Empat Menu Spesial


Menu hasil ngoprek di dapur hari ini adalah Bala-bala Sambal Kacang, Ayam Suwir Brokoli, Kentang Pejret dan Balado Paria Teri. Masaknya ditungguin mama, jadi banyak dapat masukan sepanjang bikin 4 resep di atas.

Wa-to-the-Reg, begitu adzan Maghrib langsung ngemil 3 buah bakwan ukuran sedang. Bala-balanya non MSG lho, bumbunya cuma blenderan bawang putih-merica-gula garem. Konsistensi adonan sih yang paling nentuin tampilan akhir bakwan. Tapi sesuai selera juga akhirnya, mau bakwan semok atau yang ceper-ceper aja. Hahaha..

Supaya warna brokoli tetap hijau segar, ini tipsnya.. Rebus brokoli di air yang setelah mendidih dimasukkan sedikit soda kue (brokolinya dimasukkan setelah air mendidih ya). Setelah tingkat keempukan brokoli sesuai selera, angkat-tiriskan lalu siram dengan air dingin/es. Setelah siap, baru deh masukkan brokoli ke ayam suwir berbumbu. Masak sebentar, angkat lalu sajikan. Brokolinya rada tawar sih karena si bumbu kurang nyerep, tapi saya happy dengan warna brokoli yang menggairahkan perut. Pengen buru-buru gigit aja.. Heu..

Untuk Kentang Pejret (apa atuh ya namanya, asa kurang dedeuieun jadinya), paling oke pakai kentang yang super matang agar rasanya manis dan sedikit ‘nyereng’. Kentang direbus hingga empuk, lalu dipisahkan dari kulitnya dengan cara dipejret-pejretin (nah!). Setelah itu, bumbui sesuai selera.. Kalau saya, ditambah cabai gendot supaya pedasnya pas (pedes panas yang begitu minum teh anget langsung ngejius di mulut, haha).

Terakhir, Balado Paria Teri. Untuk mengurangi rasa pahit, campur sedikit garam ke paria yang telah dipotong-potong. Diamkan beberapa menit hingga paria layu, baru deh dimasak. Adik saya doyan banget, dicemilin gak pake nasi dong..

Sekian tips kali ini, mudah-mudahan saya makin canggih masaknya jadi bisa sering share tips masak di blog ini. Mudah-mudahan sering yutubing papasakan & nonton Asian Food Channel bikin saya makin rajin praktek, wkwk.. Aamiin..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s