Naik Balon Udara di Cappadocia, Turki


Bonus trip termewah di ICRAPAM 2015 adalah perjalanan saya ke Goreme, Turki. Kota ini terletak sekitar 700 km dari Istanbul, tempat terselenggaranya konferensi internasional yang saya hadiri. Sejak teracuni sejarah Islam di Turki, yang ditorehkan oleh Muhammad Al Fatih saat menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453 M, saya bermimpi untuk mampir dan naik balon udara di kota Goreme, Cappadocia, Turki. Biidznillaah, mimpi ini terwujud beberapa hari lalu. Alhamdulillaah..

Dari Istanbul, ada beberapa alternatif transportasi untuk mencapai kota Goreme. Pilihannya yaitu naik kereta cepat sampai Ankara (sekitar 4 jam) dan dilanjutkan dengan bis ke Goreme (sekitar 5 jam), naik bis sampai Goreme (sekitar 12 jam) atau naik pesawat ke Nevsehir atau Kayseri (sekitar 1.5 jam) lalu dilanjutkan dengan taksi atau kendaraan untuk transfer ke hotel (sekitar 1 jam). Saya memilih naik pesawat sampai Kayseri dan pesan ke hotel untuk menjemput saya di bandara; selain karena tidak memakan waktu di jalan, solo travelling membuat saya lebih berhati-hati memilih akomodasi dan transportasi sepanjang perjalanan ini (saya pesan secara online di booking.com).

Saya sampai di Goreme tanggal 7 Juni 2015 sekitar pukul 12 siang. Setelah check-in di Royal Stone Houses, saya berkeliling ke pusat kota dengan berjalan. Random walk siang itu membawa saya ke bukit terdekat dimana saya dapat melihat landscape Goreme yang seperti kota dalam film kartun Flinstone. Walaupun kota yang didominasi warna coklat ini mulai masuk musim panas, suhu udara cukup dingin sehingga saya tidak melepaskan pardesu (coat khas Turki).

Kota Goreme, Turki

Kota Goreme, Turki

Turun dari bukit, saya bergegas mencari tempat menukar uang. Lira saya sudah habis, di dompet hanya tertinggal Euro. Ada baiknya membawa pecahan Lira lumayan banyak ke sini, karena nilai tukarnya lebih bagus di Istanbul. Lebih simpel, tentu tarik tunai dari mesin ATM (yang sangat saya hindari demi awetnya dana tabungan, haha). Saat masuk ke Rose Tour (salah satu travel agency di sana), saya bertemu dengan mbak Icha dan mas Arifan (dan Al Fatih, bayi mungil mereka yang super cute). Mereka sedang menempuh studi S2 dan tinggal di Ankara (ibukota Turki). Rejeki saya bertambah, karena mereka mengajak saya bergabung dalam private Red tour (baca: patungan=diskon, hihi). Rencananya, kami bertemu di travel Rose Tour pukul 09.30 keesokan harinya. Karena jarak dari hotel ke pusat kota lumayan jauh (cuma 700 m sih tapi sepinya bikin males jalan cari makan malam), saya menghabiskan malam di kamar dan bersiap untuk naik balon udara dan mengikuti Red Tour keesokan harinya. Yeeayy!!

Hot Balloon Air, Cappadocia

Hot Balloon Air, Cappadocia

Pilot, Kru dan Penumpang Balon Udara Royal Dinler

Pilot, Kru dan Penumpang Balon Udara Royal Dinler

Red Tour, Goreme

Red Tour, Goreme

Masya Allah, seru ih alhamdulillaah.. Setelah naik balon udara, saya mengikuti Red Tour bersama mbak Icha sekeluarga. Kami mengunjungi Rock Churches, Uchisar Castle, Cavusin Old Greek Village, Pasabagi Fairy Chimneys, Avanos Pottery Demonstration, Devrent (Igmanation Valley) dan sungai Red. Amazing flight dan turnya luar biasa indah!! Setelah makan siang, saya bergegas ke hotel untuk bersiap meninggalkan Goreme dan terbang ke Istanbul kembali.

Sampai jumpa lagi Goreme!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s