Seminar Internasional di Kampus


Tepatnya yang diadakan oleh Kelompok Keahlian Aljabar ya.

Akhir Nopember-Desember ini, kami di’serang’ tamu-tamu dari luar negeri. Mulai dari ibu Niza Sarmin, Dr. Fong dan beberapa mahasiswa mereka pada tanggal 30 Nopember. Mereka semua dari Universitas Teknologi Malaysia. Saya tidak menghadiri acara seminar ini karena sedang Rapat Kerja Nasional Beastudi Etos di Padang. Dititipi tanggung jawab sebagai kesekretariatan dan bendahara acara ini tapi tidak bisa hadir pada saat acara itu rasanyaa.. Enggak keren sama sekali! Bahagianya saya, ada tim kesekretariatan yang luar biasa. Alhamdulillaah, seminar berjalan lancar.. Thanx, Girls!!🙂

Kedua, seri kuliah dan seminar dari Prof. Hai Quang Dinh (Ken State University) pada tanggal 16-17 Desember 2013. Saya hanya bisa hadir satu hari dalam seminar beliau karena masih mengikuti Workhsop Applied Approach dari PMO ITB. Prof. Hai Dinh masih muda lho.. Sangat menginspirasi ya!!

Tamu terakhir tahun ini, yang paling spektakuler: Crazy Don!! Ini dia yang sebut sendiri ya, saya ndak ngarang-ngarang. Hihihi.. Seminar singkat Prof. Don Faust dari Northern Michigan University pada tanggal 27 Desember 2013. Pak Faust ini tamu yang usianya paling tua dan dapat berbahasa Melayu (sedikit-sedikit) karena pernah tinggal di Malaysia dan mantan istrinya keturunan Babanyonya (Cina-Melayu). Menurut saya, ini yang paling menarik. Beliau membicarakan tentang Evidence Logic. Mungkin definisinya dibahas saat saya menyiapkan snack untuk seminar sehingga saya tidak mendengarnya. Tapi beliau menerangkan sebuah contoh yang cukup jelas. Prof. Faust mengatakan bahwa logika klasik (P atau not(P)) tidak cukup baik untuk menjelaskan dunia nyata saat ini. Menurutnya, Fuzzy Logic (FL) dan Evidence Logic (EL) lebih cocok saat ini. FL? Logika ini akan mengelaborasi dimensi waktu pada pernyataan ‘Jika saya lapar, maka saya makan. Jika saya makan maka saya kenyang.’ yang kesimpulannya ‘Jika saya lapar maka saya kenyang.’. Sedangkan EL akan memberi opsi ‘mungkin’ pada ‘benar atau salah’nya logika klasik. Contohnya saat anak-anak meminta ijin pada ibu mereka untuk main di luar rumah. Tapi, ibu mereka tidak memberikan jawaban. Mungkin ibu mereka sedang sibuk memasak atau beres-beres rumah. Dengan logika klasik yang hanya memuat ‘benar’ dan ‘salah’, boleh jadi kita menyimpulkan tidak ada ijin main di luar rumah. Tapi, anak-anak tetap keluar kan ya? Hahaha.. Menurut pak Faust, EL, logika yang dapat menjelaskan pilihan anak tersebut.

Dalam EL, terdapat confirmatory dan refutory evidence. Sehingga bukan kontradiksi (P dan not(P)) yang muncul tetapi konflik (dan ini mungkin untuk diselesaikan). Contoh lainnya penggunaan EL dalam kehidupan sehari-hari: saat akan membeli laptop. Pilihannya kan bukan beli atau tidak, tapi mempertimbangkan pro (confirmatory evidence) dan kontra (refutory evidence) dari beberapa jenis laptop.

Kenapa beliau lebih tertarik pada EL daripada FL? Karena di FL terdapat formula bahwa nilai not(P) itu sama dengan 1 dikurangi nilai kebenaran P. Formula yang indah dan akan disukai banyak matematikawan. Tapi beliau tidak setuju dengan penetapan nilai kebenaran tersebut. Teliti ya?!

Pernyataan beliau yang membuat saya tertegun: Saya kuliah S1-S3 untuk mencari kebenaran, tapi sekarang saya justru menyadari bahwa kebenaran itu tidak ada. Wew.. Juga penjelasan singkat tentang Paraconsistency Logic (PL) yang membuat P dan not(P) tidak eksplosif. Maksutnya tidak eksplosif apa ya?

Perhatikan beberapa pernyataan berikut:

  1. Diberikan P,
  2. Diberikan not(P),
  3. P atau A (aksioma yang menyatakan P atau semua kemungkinan yang ada), dan
  4. Dari 2. dan 3., diperoleh A (apa aja boleh).

Para peneliti PL akan ‘menekan’ A sekecil mungkin dalam menghindari kontradiksi P dan not(P). Menarik, tapi bisa meruntuhkan logika yang saya jalani selama ini. Alhamdulillaahnya, matematikawan jaman baheula menetapkan kelengkapan dan deduksi dari logika. Baca-baca sendiri ya. Postingannya sudah terlalu panjang. Hihihi..😛

Menyenangkan sekali didatangi beberapa tamu dari luar negeri. Mereka dapat menambah wawasan dan membuka jaringan untuk kami, mahasiswa di Indonesia!!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s