Workshop Applied Approach


Sebagai dosen baru di ITB, saya merasa sangat beruntung diundang untuk mengikuti Workshop Applied Approach yang diadakan oleh UPT Pengembangan Manusia dan Organisasi (PMO) ITB. Saya sudah mulai mengajar sejak tingkat 2 (dua) sarjana. Awalnya sebagai pengajar privat, asisten mata kuliah, tutor kelas, mengajar kelas Olimpiade Matematika di SMANU MH Thamrin, sampai memegang kelas Kalkulus dan Aljabar Linier di Institut Teknologi Telkom. Untuk penguasaan materi, insyaallaah aman. Kalaupun ada yang terlupa, saya pertajam sebelum beraksi di depan kelas. Nah, kalau terkait metode pengajaran dan pembelajaran.. Semuanya berbekal pengalaman dan menggunakan sistem trial and error dalam pelaksanaannya. Saya sangat berharap workshop ini membuat saya dapat beramal dengan landasan ilmu.

Workshop Applied Approach

Workshop Applied Approach

Tema besar workshop ini adalah “Outcome Based Education sebagai Paradigma Baru dalam Kurikulum ITB 2013″. Materi yang diberikan pada workshop yang diadakan pada tanggal 9-13 Desember 2013 dan 16 Desember 2013 ini yaitu:

  1. Filsafat Pendidikan;
  2. Dasar-dasar Kurikulum dan Apalikasinya pada Program Perkuliahan di ITB;
  3. Strategi, Metode dan Model-model Pembelajaran untuk Perkuliahan di ITB;
  4. Strategi Pengolahan Bahan Ajar untuk Meningkatkan Penguasaan Materi Mahasiswa;
  5. Pengembangan Media untuk Perkuliahan yang Efektif;
  6. Pengelolaan Praktikum dan Pembelajaran/Perkuliahan Berbasis Proyek;
  7. Pengembangan Asesmen Proses dan Hasil Belajar Mahasiswa; dan
  8. Workshop Perencanaan Perkuliahan Berbasis Proyek dan Pembuatan Asesmennya.

Instruktur workshop ini berasal dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Mereka sangat mumpuni di bidang pendidikan. Untuk mengimbangi keteoritikan materi yang disampaikan, setiap materi ditandem dengan dosen ITB yang dinilai representatif. Sangat menyenangkan bisa mengetahui teori pendidikan lalu melihat bagaimana dosen ITB yang jam terbangnya sudah tinggi mengaplikasikan hal tersebut di lapangan. Lucunya, beberapa dosen ITB mengakui bahwa mereka menemukan formulasi praktek pengajaran yang dilakukan di kelas dengan metode trial and error dan baru mengetahui bahwa formula mereka sesuai dengan teori pendidikan pada saat workshop..😛

Peserta Workshop AA

Peserta Workshop AA

Sebagai bahan workshop, saya mengambil mata kuliah Aljabar Linier Elementer dengan topik Proses Gramm-Schmidt. Materi ini sangat mudah untuk di’buat’kan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)-nya yang sesuai dengan tema besar workshop. Saya pikir bagian tersulit dari pembuatan RPP yaitu saat membuat Skenario Pembelajaran dan Rubrik Penilaian. Dua hal yang baru saja saya temukan saat mengikuti workshop ini.

Secara keseluruhan, workshop ini sangat menyenangkan. Beragam ilmu pengetahuan baru saya peroleh di dalam kelas. Saya juga dapat melihat bagaimana metode pengajaran dosen UPI melalui workshop ini. Catatan yang penting terkait konten materi, bagaimana caranya mengaplikasikan Outcome Based Education ke sistem perkuliahan yang sudah ada. Bayangkan, paradigma harus berubah namun perkuliahan tetap memakai sistem SKS??

Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk mengikuti Workshop Applied Approach beberapa waktu lalu. Rasanya tak sabar ingin segera memegang kelas sendiri dan mempraktekkan ilmu yang diperoleh di sana..!!😀

One thought on “Workshop Applied Approach

  1. Pingback: Seminar Internasional di Kampus | Setitik Nilai di Garis Kehidupan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s