Review Film Man of Steel


Rating film Man of Steel (#MoS) di Internet Movie Database (IMDb) turun 0.1 (dari 8.4/10 ke 8.3/10) dalam semalam. Tidak heran, karena saya termasuk yang kecewa setelah menonton #MoS. Mungkin para pe-rating juga kecewa setelah menontonnya. Ya walaupun tingkat kepercayaan rating IMDb juga harus dipertanyakan. Selain hanya karena selera pe-rating, kita bisa merating film apapun sebelum menontonnya dan bahkan sebelum film tersebut keluar. Ya mosok di IMDb, Iron Man 3 hanya dapat 7.6/10 dan Star Trek Into Darkness 8.2/10. Saya pikir kedua film tersebut lebih oke dari #MoS. Saya PIKIR lho, hehehe..

Film dengan durasi 2 (dua) jam lebih ini lumayan membuat bosan dan mengantuk di bioskop. Terlalu banyak scene berisi obrolan, alur cerita kurang smooth, gaya berantem/pertempuran yang terlalu manusia super dan akhir yang salah (superhero doesn’t kill people, Jendral Zod dihitung ya) menjadi alasan pribadi yang membuat saya kurang puas menontonnya. Catatan besar lainnya menurut saya, aspek drama dalam film tersebut kurang dielaborasi. Contohnya Lois Lane terlalu cepat jatuh cinta pada manusia super dan konflik batin (#e444) superman saat membunuh Jendral Zod kurang keliatan.

Tapi.. Tentu saja decak kagum akan teknologi film dan akting para pemerannya muncul. Uugh kapan ya Indonesia bisa memakai teknologi selevel itu..?? Hal lain yang saya kagumi, supermannya jauh lebih dewasa dan fashionable karena tidak memakai pakaian dalam diluar. Hahaha..!!

Bagaimana dengan A Woman of Steel ya?? Oh itu sih telenovela.. Krik!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s