Pernikahan Teh Nongki & Kang Hendry


Pertama kali kenal teh Nongki dimana ya..? Sepertinya di rapat-rapat internal kampus deh. Imut-imut, putih, lugas, dan judesnya minta ampun teteh yang satu ini. Tapi, saya gak ingat pernah takut karena yakin beliau super perhatian (sepertinya, hehe). Saya dulu belum terbiasa rapat dihijab tanpa melihat pimpinan rapatnya, kebayang kan repotnya teh Nongki??😛

Hari ini, bertepatan dengan Isra Mi’raj, teh Nongki memulai kehidupan baru dengan status sebagai istri dari kang Hendry. Siapa tuh kang Hendry? Gak tau saya juga, baru ketemu tadi. Hehehe.. Saya yakin, Allah swt. yang telah pilihkan kang Hendry untuk teh Nongki & sebaliknya..🙂

Tetehku sayang, semoga Allah swt. jadikan hari yang ditemani gerimis tadi isyarat sejuknya pernikahan kalian: untuk keluarga kecil yang akan kalian bangun dengan cinta hingga ke surga-Nya kelak, untuk lingkungan terdekat yang merasakan manfaat dan indahnya silaturahim dengan kalian, untuk keteladanan dakwah agar Islam tegak di muka bumi. Semoga Allah jadikan pernikahan kalian samara, bahagia lebih dari selamanya & dimudahkan dalam membina keluarga Islami. Aamiin..

Beberapa teman dan saya menjadi among tamu pada pernikahan mereka. Tugasnya? Entah apa tugasnya, saya kurang paham (lho). Tapi tadi sempat mengarahkan tamu menuju pelaminan, sebentar saja karena pengantin segera berganti pakaian dan setelah mereka kembali gerimis turun. Akhirnya, saya menikmati sajian walimah. Mie kocoknya dahsyat!! Sambelnya pedes tenan..😛

Kami sampai jahit baju untuk amonger lho. Kami browsing model, diukur sambil menentukan panjang kain yang dibutuhkan dan belanja ke Pasar Baru. Heboh dan menyenangkan!! Tentu saja saya cuma pegang-pegang kain, toel sana sini dan iuran. Lainnya yang penting-penting (menentukan & menawar harga) oleh teteh-teteh saja. Hehehe..

Saya cukup puas dengan baju seragamnya, walau mama menilai jahitannya kurang rapih (mungkin karena pesanan banyak tapi waktu singkat). Baju seragam ini adalah gaun ala hijaber pertama yang saya punya (norak pisan). Bahannya dari sifon warna mocca diberi aksen tulle motif di bagian dada. Jelas gak akan terlihat jika kerudungnya terlalu panjang. Dan demi nongolnya si aksen, semalam saya gladi pakaian untuk pagi ini. Beruntungnya ada adik-adik yang siap memberi komen sinis kalau hasilnya tidak sesuai selera mereka.

image

Bagi kalian yang akan melangsungkan pernikahan, Galeri Cinde bisa menjadi alternatif gedung untuk pernikahan semi out-door. Langsung cek ke tempat untuk menerawang lebih lanjut ya!!

Terakhir.. Mohon doa ya..🙂

4 thoughts on “Pernikahan Teh Nongki & Kang Hendry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s