Jangan Tertipu Iklan Rokok!


Pulang ke rumah, tiba-tiba udah nyampak aja si iklan rokok dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Aku re-write ya🙂

Sampaikan Faktanya

Perusahaan rokok menggunakan kemasan yang indah untuk membentuk citra bahwa para perokok itu keren dan hebat. Faktanya, rokok menyebabkan sakit bahkan kematian.

Perusahaan rokok harus mencantumkan gambar yang menunjukkan risiko kesehatan akibat merokok pada kemasan produknya.

Rokok ibarat pabrik bahan kimia. Dalam satu batang rokok yang diisap akan dikeluarkan sekitar 4.000 bahan kimia berbahaya, diantaranya yang paling berbahaya adalah nikotin, tar dan karbon monoksida.

  1. Nikotin menyebabkan ketagihan dan merusak jantung dan aliran darah.
  2. Tar menyebabkan kerusakan sel paru-paru dan kanker.
  3. CO menyebabkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen, sehingga sel-sel tubuh akan mati.

Apa itu Perokok Aktif dan Perokok Pasif?

  1. Perokok aktif adalah orang yang mengkonsumsi rokok secara rutin sekecil apapun walaupun itu cuma 1 batang rokok dalam sehari.
  2. Perokok pasif adalah orang yang bukan perokok tapi menghirup asap rokok orang lain atau orang yang berada di dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok.

Apa Bahaya Perokok Aktif dan Perokok Pasif

  1. Menyebabkan kerontokan rambut.
  2. Gangguan pada mata seperti katarak.
  3. Kehilangan pendengaran lebih awal dibandingkan bukan perokok.
  4. Menyebabkan penyakit paru-paru kronis.
  5. Merusak gigi dan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.
  6. Menyebabkan stroke dan serangan jantung.
  7. Tulang lebih mudah patah.
  8. Menyebabkan kanker kulit.
  9. Menyebabkan kemandulan dan impotensi.
  10. Menyebabkan kanker rahim dan keguguran.

Bagaimana Cara Berhenti Merokok

Ada 3 cara untuk berhenti merokok, yaitu: Berhenti Seketika, Menunda, dan Mengurangi. Hal yang paling utama adalah niat dan tekad yang bulat untuk melaksanakan cara tersebut.

  1. Seketika
    Cara ini merupakan upaya yang paling berhasil. Bagi perokok berat, mungkin perlu bantuan tenaga kesehatan untuk mengatasi efek ketagihan karena rokok mengandung zat adiktif.
  2. Menunda
    Perokok dapat menunda menghisap rokok pertama dua jam setiap hari dari hari sebelumnya dan selama 7 hari berturut-turut. Sebagai contoh, seorang perokok biasanya merokok setiap hari pada pukul 07.00 pagi maka
    Hari 1: pukul 09.00
    Hari 2: pukul 11.00
    Hari 3: pukul 13.00
    Hari 4: pukul 15.00
    Hari 5: pukul 17.00
    Hari 6: pukul 19.00
    Hari 7: pukul 21.00
  3. Mengurangi
    Jumlah rokok yang diisap setiap hari dikurangi secara berangsur-angsur dengan jumlah yang sama sampai 0 batang pada hari ketujuh atau yang ditetapkan.

Apa Peran Keluarga?

  1. Memberikan penyuluhan tentang pentingnya perilaku tidak merokok kepada seluruh anggota keluarga. Menggalang kesepakatan keluarga untuk menciptakan Rumah Tanpa Asap Rokok.
  2. Menegur anggota rumah tangga yang merokok di dalam rumah.
  3. Tidak memberikan dukungan kepada orang yang merokok dalam bentuk apapun, antara lain dengan tidak memberikan uang untuk membeli rokok, tidak memberikan kesempatan siapapun untuk merokok di dalam rumah, tidak menyediakan asbak.
  4. Tidak menyuruh anaknya membelikan rokok untuknya.
  5. Orang tua bisa menjadi panutan dalam perilaku tidak merokok.
  6. Melarang anaknya tidak merokok bukan karena alasan ekonomi, tetapi kesehatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s