Hikmah diturunkannya Nabi dan Rasul


Ceuk ceunah…

Dahulu kala, hanya ada Allah swt. di alam ini. Hanya ada Allah swt. sendiri. Lalu Allah swt. menciptakan Qalam dan memerintahkannya untuk menulis seluruh kejadian di alam. Beres.. res.. ress.. Setelah itu Allah swt. menciptakan malaikat, iblis, manusia, dan lain-lain. Kehidupan berjalan… lahir bapaknya bapakku, lahir bapakku, lahir aku, … sampai suatu saat: Sangkakala ditiup dan semua makhluk musnah. Hanya Mikail, Israfil, Jibril, dan Izrail yang tertinggal. Lalu Allah memerintahkan Izrail untuk mencabut ruh malaikat lainnya. Satu-per-satu dari mereka diambil ruhnya, sampai Allah swt. mengambil ruh Izrail juga.

Lalu Allah swt. bertanya, “Hai, siapakah Raja sebenarnya?”

Hening, tidak ada yang menjawab.

***

 

Manusia (jelas) bukanlah apa-apa (atau siapa-siapa). Manusia (kita) membutuhkan panduan untuk menjadi ‘sesuatu’. Panduan yang didapat dari Nabi dan Rasul (juga Al Quran tentunya). Hikmah-hikmah apa saja siiihh yang dapat diambil dari diturunkannya Nabi dan Rasul?? Perhatiin yaaa…

Keteguhan

Kehidupan tak selalu sempurna, percaya gak kalau orang kaya itu bahagia dan orang miskin itu menderita? Bercanda ente, wkwkwk. Tapi sehat itu memang bersisian dengan sakit, begitupun kaya dengan miskin. Penyikapan pada setiap kondisi-lah yang perlu diperhatikan. Dalam artian, sebesar apa usaha kita mencontoh kehidupan nabi dan rasul. Meneladani mereka sehingga hati kita bertambah teguh menghadapi kehidupan di dunia.

Contohnya jika dalam kondisi sakit; kondisi tubuh tidak stabil, sulit beribadah, merasa bersalah menyulitkan orang-orang terdekat, dll. Biasanya baru ngeh betapa sehat berharga saat sakit menyerang. Tinggal milih deh: larut dalam penyesalan atau meneladani nabi Ayyub as. saat beliau diuji oleh Allah dengan penyakit kulit. Nabi Ayyub as. yang semula hidup mulia, Allah beri penyakit kulit yang bau dan menjijikkan! Hartanya menghilang, ditinggalkan oleh keluarga, menghindar dari masyarakat, …

“Suamiku, mengapa Allah menguji kita seperti ini?” tanya istri nabi Ayyub as. yang lama-kelamaan bosan dengan kondisi mereka.

“Istriku, berapa tahun kita diuji dengan sakitku ini?” balas nabi Ayyub bertanya.

“Tujuh tahun,” jawab istrinya.

“Berapa tahun kita diberi kenikmatan di dunia?” tanyanya lagi.

“Tujuh puluh tahun,” jawab sang istri.

“Allah baru menguji kita selama tujuh tahun. Bersabarlah istriku, bersabarlah walau Allah menguji kita dengan penyakit ini hingga tujuh puluh tahun,” tanggapnya.

Bagi yang belum dikaruniai keturunan, teguhkanlah hati dengan meneladani nabi Zakariyya as.

Bagi yang diuji dengan kemiskinan, teguhkanlah hati dengan meneladani nabi Isa as.

Bagi yang diuji dengan kafajiran keluarga, teguhkanlah hati dengan meneladani nabi Ibrahim as.

Bagi yang diuji dengan harta yang berlimpah, teguhkanlah hati dengan meneladani nabi Sulaiman as.

Ketergantungan tinggi pada Allah swt.

Apa yang nabi Musa as. katakan saat terhimpit antara sisi laut Merah dan pasukan yang dipimpin Fir’aun?

“Bersamaku ada Allah swt.”

Apa yang dikatakan nabi Yunus as. saat ditelan ikan Paus?

“Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadz dzaalimiin.”

Ibaratnya nasib manusia itu seperti telur diujung tanduk, hanya Allah swt.-lah satu-satunya tempat kita bergantung. Allah swt.-lah tempat kita menggantungkan harapan, menambatkan ucapan terbaik dan doa tertulus, merintihan kesedihan yang jujur, meneteskan air mata penuh keikhlasan, dan menumpahkan semua keluhan yang menggundahgulanakan hati.

Petunjuk Kehidupan

Bayangkan mas’ul kita memberi perintah untuk berdakwah di daerah antah berantah…

Kita tidak tahu medan, tidak paham mad’u, tidak ada teman, …

Seperti halnya saat Allah swt. memerintahkan nabi Musa as. untuk mendakwahi Fir’aun, apa yang nabi Musa as. lakukan?? Beliau berdoa seperti dapat dilihat di QS Thaaha ayat 25-28 dan meminta seorang ‘asisten’ (yaitu Harun).

Bayangkan juga jika suami kita (nanti, bagi yang belum menikah) meninggalkan kita untuk menunaikan tugas dakwah seperti yang nabi Ibrahim as. lakukan terhadap keluarganya. Mungkin suami kita (sekali lagi, nanti) akan berdoa pada Allah swt. untuk memberi kita rejeki yang cukup. Tahukan apa yang menjadi doa nabbi Ibrahim as.??

“Ya Allah, jadikanlah keluargaku termasuk golongan yang menjaga shalat, disenangi oleh masyarakat sekitar, dan cukupilah rejeki bagi mereka.”

See?? Hal pertama yang beliau minta adalah agar keluarganya menjaga kedekatan dengan Allah swt., subhanallaah!! Pantesan aja Ismail bersabar saat akan di’sembelih’…

Pelajaran Hidup

Manusia itu lemah dan (sebagian) mudah lupa, itu sebabnya kejadian terkait nabi dan rasul sering diulang-ulang dalam al quran. Hal itu dikarenakan permasalahan kehidupan yang berulang dan pengingat bagi manusia.

Beberapa fakta terkait nabi dan rasul:

  1. Dalam hadits dikatakan terdapat 120ribu orang nabi dan 315 orang rasul.
  2. Nabi yang ‘pituin’ Arab hanyalah Muhammad, Syuaib, Hud, dan Shaleh.
  3. Rasulullah saw. lahir, diangkat menjadi nabi, dan wafat pada hari Senin.
  4. Rasulullah saw. hanya dua kali sakit dalam hidupnya, ketika disihir dan menjelang wafat.

Btw, sebentar lagi maulid nabi nih =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s