Cover Letter dan Curriculumn Vitae


Ba’da ashar akhir pekan lalu, aku mengikuti pembinaan yang diadakan untuk etoser angkatan 2007. Temanya ‘How to Success in Applying Jobs’, cocok juga buat aku yang terbakar semangat 1986 untuk kejar PhD. Di luar PhD itu pekerjaan (secara umum), statusnya bukan mahasiswa. Pematerinya bernama Roni Kusno Prijono, HRD PT INTI. Ibu Malia yang kasih link beliau. Berikut beberapa tips mengenai cover letter, curriculumn vitae, dan interview dari pak Kusno:

  1. Jangan salah tulis. Bayangkan jika salah menulis alamat e-mail atau no telp? Jelas tidak bisa menghubungi balik kan? CV dan CL itu merepresentasikan diri kita, masak bisa salah tulis untuk hal sesederhana itu… Bagaimana mengurus pekerjaan nantinya??
  2. Jangan cantumkan kemampuan umum (misalnya MS Office). Kecuali expert abis, jangan deh!!
  3. Cantumkan karir dalam organisasi. Standar sekarang kan ditulis pertahun, nah buat per organisasi supaya pengambil keputusan bisa lihat rekam jejak kita di organisasi. Malu dong, kalau banyak berorganisasi namun hanya jadi anggota melulu.
  4. Cantumkan pencapaian (yang membuat pengambil keputusan tertarik).
  5. Cantumkan sertifikasi. Sudah gak jaman lagi hanya sertifikat kehadiran.
  6. Gunakan email address formal. Misal kusno.prijono@gmail.com, jangan macem-macem id-nya.
  7. Prediksi keinginan dari pengambil keputusan.

Poin penting yang beliau sampaikan adalah, mulai membuat carrier path sejak mahasiswa. Tentukan pilihan mau jadi pengusaha atau pegawai (struktural atau fungsional).

Semoga bermanfaat =D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s