Wooow!!
Puyeng, lutut lemes, dan langsung terduduk.. Beneran harus turun sejauh ini?? Pikirku sambil menelan ludah dan menarik napas dalam-dalam. Pipa besar dan panjang berwarna kuning yang bisa dilihat dari kejauhan dalam perjalanan ke Pangalengan ini luar biasa panjangnya, dan tangga curam di sisinya sangat menantang
Aku teringat kenangan turun dari Mahameru, main paralayang, dan naik Hysteria. Walau sampai meneteskan mata dengan tidak sadar, tetapi dapat kulalui. Jaga jarak, ‘perpendek’ target, dan fokus akan membantu
Itu salah satu kenangan saat Rihlah Etos Bandung Senin lalu, bagian dari rangkaian penutupan agenda pembinaan semester ganjil kami. Seru sekali tracking dari Situ Cileunca sampai PLTA Lamajan, mengitari kaki Gunung Tilu. Serunya masih terasa sampai siang ini; pegel betis.
Kata Angga, koordinator lapangan a.k.a yang tahu rute, ada tiga fase perjalanan yang harus dilalui. Fase Syukur, Allah Maha Luas, dan Ikhlas. Fase Ikhlas adalah fase paling nampol. Setelah jumpalitan (hatiku, red) ‘menuruni’ pipa kuning, kami harus naik tangga lagi. Sekitar 2000-an anak tangga sepertinya, yang berhasil kami taklukan hari itu.
Selamat ‘datang’ kepada Etoser 2011 dan Fitrian Muhammad Oddang yang baru dilantik sebagai Presiden BEM-KM Etos Bandung periode 2011-2012!! Barakallaah!!

