Tunduuh pisan..
Walaupun dilarang Bang Oma, aku tetap bergadang. Sangat berguna lagi, untuk mencapai level 37 Cooking Dash!!
Alhamdulillaah akhirnya bisa menghentikan bermain CD dan pindah mengerjakan tugas di laptop. Horey.. Horey..
Sambil nundutan juga tetap perhatian sama kata-kata pak Hazrul yang sedang disidang
Salah satu pertanyaan dari Prof. Dr. Ketut Budayasa mengejutkan, mendasar sekali. Sepertinya ingin sekaligus mengingatkan hadirin. Berikut jawaban dari beliau:
- Definisi adalah pernyataan yang digunakan untuk menyatakan arti yang tepat dr suatu hal menggunakan notasi matematika.
- Teorema adalah pernyataan yang harus dibuktikan menggunakan penalaran dan asumsi (yang terdapat secara eksplisit pada premis teorema tersebut).
- Lemma adalah pernyataan pembantu untuk membuktikan suatu teorema.
- Akibat adalah akibat-akibat langsung dari suatu teorema.
Bisa kucari di internet sih, tapi menarik jawabannya
Di lima tahun beliau menjalani program doktor, banyak teorema yang dihasilakan. Padahal.. Keluarga beliau di Surabaya.. Rahasianya ini, ‘Nginep di Jurusan’.
Hm.. Masak iyah harus diikuti..??
nginep tapi klo ga diajar, teu hasil oge meureun..he5
Godaannya cm takut dan ngantuk aja itu.. *meureun :p
hahah,, takut sama gelap?
“# Teorema adalah pernyataan yang harus dibuktikan menggunakan penalaran dan asumsi (yang terdapat secara eksplisit pada premis teorema tersebut).
# Lemma adalah pernyataan pembantu untuk membuktikan suatu teorema. ”
Tapi tidak ada batasan persis, mana yang layak disebut teorema, mana yang sekadar lema (1 “m” kalau di Bahasa klo ga salah). Kayaknya tergantung titik tekan sang pengarang buku, yang mana “Teorema gong”nya (pinjam istilah Prof.HG), yang mana jadi lema pijakan.
“Akibat adalah akibat-akibat langsung dari suatu teorema.”
khas (math) ITB, cinta banget Bahasa. Kenapa tidak menggunakan istilah “corollary” aja, biar definisinya ga terdengar trivial gitu?
(saran aja, jangan laporin ke para dosen ya :p )
Iya, siap bos
Sip, ok bos