[Kuliner] Bakmi Jowo DU 67

February 8, 2010 gantina Leave a comment

Teh Erma's Milad

Categories: kuliner Tags:

[Kuliner] Warung Lela, Rancakendal

February 8, 2010 gantina Leave a comment

Wale, Rancakendal

Wale tempat makan yang tergolong murah, mungkin karena pasarnya anak sekolahan. Sering banget kesini sama temen-temen SMA, tapi kemarin terpaksa ngunduh peta di GoogleMaps karena lupa. Kalo bareng teman-teman tinggal duduk manis di kursi mobil, ngobrol ngalor-ngidul, tau-tau nyampe deh^^

Pilih tempat yang sebelah kanan, subhanallaah cantik abis deh!!! Selalu bisa menikmati pemandangan disana, setiap kali mampir. Entah kalo dibandingin sama restonya Hotel Padma? Belum pernah coba sih.

Summary: Romantis Naturalis =)

Categories: kuliner Tags: ,

[Kuliner] Gudeg Banda

February 8, 2010 gantina Leave a comment

Gudeg Banda

Jarang makan makanan dari daerah Jawa membuatku agak nyengir pas makan. Terlalu manis ya, jadi giung pisan karena yang makannya pun udah manis (ahaha). Mampir kesini setelah menghujankan mobil yang baru saja dicuci di tempat cuci otomatis. Buat apa dicuci atuh?? Tak apa, daripada kuleuheu (cek-in ejaannya, please) pisan tuh mobil. Toh, sekarang memang musim hujan. Wajarlah jadinya…

Ngobrolin masakan Jawa, jadi inget Sayur Bayam yang dibuat oleh kantin Salman dan Mba Rini. Pegawai di kantin Salman kebanyakan berasal dari Jawa sementara Mba Rini emang asli dari sana. Hm, ekspektasi berbeda dengan realita bener da. Mangkanya jangan suka berharap terlalu tinggi, nyeri mun jatoh (seharusnya lebih sering sms-an sama kak Farid, supados sundana lebih halus). Singkat cerita, aku ngarep tuh sayur bayem gurih ala masakan di rumah. Ternyata… asa sirop. Huhu, kalo bakso kepedesan bisa kucuci nah ini mah sayur!! Akhirnya disaring di piring, mubadzir dung kalo gak dimakan^^

Summary: Manis dan Bersantan!!

Categories: Uncategorized

[Kuliner] Es Duren Fadhillah, Tubagus Ismail

February 8, 2010 gantina 3 comments

Es Duren Fadhillah

Sore itu seharusnya aku dan adik-adik EB07 makan bareng di Es Duren Fadhillah. Sehabis saras yang sesegar sambal dadakan dan sehangat cerah pagi. Mereka memang merencanakan untuk pergi kesana sehabis makan siang bersama ahad lalu. Aku, memang ngidam duren semenjak Kak Otep ngabibita nge-duren di daerah Riau (aaarrgghh).  Sayangnya, bapak pemilik rumah sedang pergi dan aku harus menyelesaikan perjanjian sewa kontrak dengannya. Terpaksa, kubatalkan rencana makan bareng dan menunggu Pak Sumarsono datang. Tak lama beliau muncul menaiki motor jadulnya yang masih fresh, gaya pisan suaranya! Eh, gak beres juga itu perjanjian karena satu klausul tidak beliau setujui (terkait asuransi rumah). Alhamdulillah gak usah dibawa ke notaris (da repot atuh…), beliau minta beberapa hari untuk mendiskusikannya dengan keluarga. Go a head, Pak!!

Sambil jalan ke Bangbayang, aku mampir di Es Duren Fadhillah. Adik-adik sudah tidak disana (atau tidak pernah disana? entah). Setelah menyapa ust. Asep Rodi (gak tau kenal tow ga sama gw, ahaha senyum aja-lah), aku memesan satu bungkus. Bungkus kecil yang ternyata lezat banget! laper apa doyan?? Malamnya, aku menyantap es duren sambil nonton Sherlock Holmes dan The Orphan bersama adik-adik.

Oia, rumah baru di daerah Cicitu Baru ternyata deket basecamp-nya LSS (angkatan tua). KODIM, mereka sebut (kenapa namanya itu, kang?). Sebelum beranjak dari sana, sempet ngobrol sama kang Ikie sebentar. Asyik, kalo ada apa-apa bisa minta tolong mereka^^

Jadi inget jaman pindahan rumah dulu, kang Hery nawarin bantuan angkut-angkut =D

Ahad depan, agendakan untuk bertemu LSS 04 aaahhh…

Categories: kuliner Tags:

Berkelebat

February 4, 2010 gantina 4 comments

Kata-kata ini campur aduk di kepalaku:

jadwal, ruangan, pembinaan, sim, rumah, purwokerto, jogja, umrah, ngajar, pusing, rapih, bersih, dekorasi, catatan, personalia, program, relation, sombong, rakernas, seleksi, alumni, heidelberg, statement of interest, toefl ibt, difss, acypl, itenas, matematika 2, matematika 4, pangalengan, mama, bapak.

Yang bercampur di segumpal daging yaitu …

Categories: dunia putri Tags:

Curhat Nih

February 4, 2010 gantina Leave a comment

Catatan semalam:

Ya Rabb,

Sengaja ya ambil rasa kantukku?

Hampir jam dua dini hari tapi belum bisa kupejamkan mata ini…

Bekerja bukan pilihan karena rasanya tak nyaman;

Kondisi fisik dan semangat delapan enam belum sinkron

Gak bisa baca, gak bisa nganalisis, gak bisa ngapal, …

Gak apa-apa deh, kita kan bisa ngobrol =)

Aku punya banyak cerita lho…

Categories: dunia putri Tags:

Tempat Kembali

February 3, 2010 gantina 5 comments

Tempat Kembali, diksi yang terlalu mengarah pada akhirat menurutku. Sayangnya, saat ini aku ingin membahas mengenai ‘tempat kembali’ yang lain. Lingkungan atau kondisi yang menjadi tempat kembali yang menenangkan. Tanpa ketegangan atau simbol konflik sedikitpun (gak maen urat deh!). ‘Sesuatu’ yang saat berada dalam lingkarannya perasaan terlindungi muncul. Seperti bayi dalam rahim kuat ibunya kali yaa…

Aku beri contoh, Salman ITB Baby Day Care. Day Care yang menjadi tempat penitipan bayi berusia 6 bulan – 3 tahun ini di-menej sehingga menjadi pelabuhan yang aman bagi anak-anak. Ruangannya memang tidak besar dan fasilitas masih minim tetapi kehadiran baby sitter islami yang tidak sekedar menjaga, namun juga mewarnai anak-anak dengan nilai Islam, menjadi poin tambah baginya. Belum lagi tante-tante di LMS yang berakhlak mulia, rajin menabung, senang bercanda, rajin beribadah, menuju hafidzah, dan bla-bla-bla (aminin atuh-lah heuheu).

Seus yeuh, aminin!!

Nah, banyak orangtua yang berpikir keras untuk melengkapi dunia fisik anak mereka. Baju yang bagus, mainan yang baru, sekolah yang fulltime, dan gadget tercanggih dengan cepat mereka fasilitasi. Bagaimana dengan suasana emosional anak-anak mereka? Bukankah itu lebih mendasar (menukil istilah Kak Andri, ‘prinsipil’)? Umpamanya ayah dan ibu bekerja seven-till-five (atau bahkan lebih, da butuh waktu berangkat-pulang kantor teh) sehingga interaksi anak lebih sering dengan pembantu. Pembantu yang notabene memiliki pendidikan jauh dari yang empunya rumah (biasanya, punten bukan maksud mendiskreditkan). Pendapat pribadiku, “Ya elah, susah-susah gw kuliah sampe es-tong-tong… Masak anak gw dididik sama khadimat”. Komentar kawanku, “Mangkanya lu cari duit yang banyak, meh bisa bayar khadimat yang udah S2. Ahaha!!”

Jangkriiiikk…

Dalam lingkup keluarga, rumah-lah yang menjadi pelabuhan aman untuk semua komponen (especially children). Asik yaa, saat kembali ke rumah mereka bisa beristirahat dari tekanan kehidupan (udah ada gituh tekanan kehidupan jaman anak masih bocah? entah). Mbah Laurence Steinberg bilang anak-anak akan mendapat banyak manfaat jika dibesarkan dalam keluarga penuh cinta, saling menunjukkan kasih sayang secara fisik, dan santai. Indikator utama, perhatikan kondisi hubungan orangtua (anak-anak memperlakukan orang lain seperti orangtua memperlakukan mereka lho). Ritme atau rutinitas keluarga juga penting untuk menumbuhkan keamanan pada diri anak. Walaupun sesekali bikin surprise akan menyenangkan mereka (makan malam diluar misalnya). Yang tak kalah penting, bung!! Gak usah deh ngikutin rapat Pansus Century kalau belum siap menjelaskan kenapa Ruhut Sitompul sulit menjaga kestabilan emosi (ahaha).

Nah (lagi), aku juga pengen menjadi tempat kembali yang aman bagi kalian. Tidak ada barrier yang menghalangi interaksi kita (tetap tunduk dalam syariat Islam lho), dapat meyakinkan bahwa kalian adalah sumber kebahagiaanku, dan berbuat yang terbaik untuk kalian adalah implementasi dari rasa aman  tersebut.

Masyaallaah ngantuukk…

Usaha boleh dung, dan buahnya dapat dilhat dari sikap anak-anak yang tumbuh di sekitarku. Upami jaman baheula mah, ngegendong Iput tuh nangis mulu. Sampai Mama bilang, “Dasar ibu tiri, dicubit ya?!”. Pukulan berat yang coba kuperbaiki, akhirnya… Beberapa hari yang lain Mba Nana laporan kalau Keisha nitip balon dengan gambar tokoh kartun. Keisha bilang, “Tante Gagan yang SpongeBob karena tante Gagan lucu, tante Yeni yang Spiderman karena matanya mirip, kalo tante Siti yang gambarnya Dora karena tante baik…”.

Manis sekali kan??

Tapi sore ini ada kejadian yang membuatku sangat mengharu biru: Arya yang belum lancar bicara menyebut namaku untuk yang pertama kali!!! Alhamdulillaah…

Seperti yang Blaise Pascal bilang, “Hati memiliki logika yang tidak dapat dipahami oleh akal pikiran.”

Juga Albert Einstein katakan, “Hidup ini dapat disikapi dengan dua cara: pertama, tidak ada keajaiban di dalamnya; kedua, semua hal aalah keajaiban.”

Summary:

Kita memang tidak bisa terlalu mencintai tetapi dapat memberikan ‘pelabuhan’ yang aman bagi mereka (orang lain, red).

[Kuliner] Roemah Keboen

February 2, 2010 gantina 8 comments

Pernah makan di Roemah Keboen? Tempatnya asyik banget, dekorasinya yang naturalis bikin kamu ngerasa homy berada disana (atau hanya untuk yang suka alam ya?). Begitu masuk, 6 (enam?? mimpi apa gw kecentilan gini) buah kaca cembung menyambutmu untuk berkaca (welldone, you look perfect tonight!! just kiddin’ heuheu). Di tengah-tengah ruangan ada kolam yang ikannya udah segede lengan (lohan meureun, da teu apal). Menggairahkan banget untuk dibakar pake madu!! Biasanya ada life music saat week-end disana. Teringat makan bareng maspur, maskhalim, mba detty, k’erry, benny, dan nur tempo hari: ketemu aziza yang mainin musik klasik di cafe deket Cilaki. Sayangnya gak bisa denger, kan baru masuk week-days ini teh. Kami pilih sofa di lantai bawah (karena sepi sekali ternyata di atas). Sofanya yang empuk, wallpapernya yang naturalis, hiasan lampunya yang kontemporer-natural membuatku mengantuk. It’s hard to say, tapi harus diakui tempatnya nyaman banget.

Beberapa menu yang kami pesan: Fettucini, Lamb, Caramel Coffee, Pisang Goreng Srondol, dan Strawberry Pancake. Olahan fettucininya enak, sausnya yang creamy pas dipadukan dengan sambel chili. Caramel Coffeenya sih gak bisa ditolak, kopi gitu lohhh… Pisang Goreng dan Strawberry Pancake penuh perjuangan menghabiskannya. Aku gak biasa berbagi makanan dengan orang lain sih, abis gimana daripada gak abis!! Laper mata doang pas mesen tuh, maklum lagi shaum (ahaha). Finally, angkat badan dari sana bener-bener ripuh, kamerkaan pisan!!!

Categories: dunia putri Tags:

Surprise Abizz

February 2, 2010 gantina 7 comments

Sungguh mengejutkan!!

Namaku masih ditulis disana =)

Categories: dunia putri Tags:

I miss you, girls!!

February 2, 2010 gantina 2 comments

Ya Allah, Cintaku…

Jagalah saudaraka dikala penjagaanku tak sampai padanya

Sayangi ia dikala sayangku tak mampu merengkuhnya dalam dekapan nyata

Muliakan ia dikala penghargaanku tak terangkum dalam kata sahaja

Duhai Engkau Pemilik segala sesuatu…

Jadikan kami selalu bersaudara di dunia dan pertemukan kami di Surga-Mu

Amiin^^

ti, doen, pau, far, bung, ly, ran, cha, ket, tiw:

“Cepat pulang ya, aku kangen…”

Categories: dunia putri Tags: